Berita

Momen Langka, Partai Demokrat Ciamis Rangkul Disabilitas Berjuang Bersama untuk Perubahan

Partai Demokrat Ciamis rangkul disabilitas demi kesetaraan Pemilu. Langkah nyata ini menjadi sejarah baru yang disambut hangat PPDI. Simak selengkapnya di sini!

Langkah politik inklusif mulai ditunjukkan oleh partai politik di daerah menjelang kontestasi pesta demokrasi. Salah satu gebrakan nyata terlihat saat Partai Demokrat Ciamis rangkul disabilitas untuk bergerak bersama dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.

Komitmen ini ditegaskan dalam acara silaturahmi formal antara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Ciamis dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).

Pertemuan penuh kehangatan tersebut berlangsung di Sekretariat PPDI Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kehadiran seluruh anggota DPRD Ciamis Fraksi Partai Demokrat menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar formalitas politik belaka.

Selain itu, perwakilan anggota dan pengurus PPDI dari 27 kecamatan di seluruh Kabupaten Ciamis turut hadir memadati ruangan dengan antusiasme tinggi.

Langkah Nyata Partai Demokrat Ciamis Rangkul Disabilitas

Ketua DPC Partai Demokrat Ciamis, H. Anjar Asmara, menuturkan bahwa pintu partainya selalu terbuka lebar bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang fisik.

Menurutnya, penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama untuk berkiprah dan menentukan arah kebijakan di parlemen.

Anjar menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh menjadi hambatan bagi seseorang untuk bergerak membawa perubahan sosial.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen PPDI untuk aktif menciptakan inovasi kebijakan yang berfokus pada kesetaraan dan kesejahteraan.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan perubahan ke arah yang jauh lebih baik,” ujar Anjar di hadapan puluhan kader PPDI.

Ia juga menambahkan bahwa komitmen nyata di mana Partai Demokrat Ciamis rangkul disabilitas ini akan dikawal langsung oleh para wakil rakyat dari fraksi di tingkat DPRD kabupaten secara konsisten.

PPDI Ciamis Sebut sebagai Sejarah Baru di Tatar Galuh

Merespons hal tersebut, Ketua PPDI Ciamis, Dodo Zakaria, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat tersanjung dengan kunjungan formal dari struktur partai ini.

Menurut Dodo, momentum ini menjadi catatan sejarah baru bagi perjuangan kaum difabel di wilayah Tatar Galuh yang sering kali terabaikan.

Dodo mengakui baru kali ini ada partai politik di Ciamis yang benar-benar merealisasikan keseriusan dukungannya secara langsung ke sekretariat mereka.

Fakta bahwa Partai Demokrat Ciamis rangkul disabilitas ini dianggap sebagai angin segar bagi pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di daerah.

“Kami sangat menghargai kesempatan untuk duduk bersama, mendengar keluhan kami, hingga berkomitmen untuk berjuang bersama-sama,” kata Dodo dengan nada haru.

Komitmen bersama ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam penyusunan Peraturan Daerah (Perda) yang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Mengenang Perhatian SBY Terhadap Regulasi Disabilitas

Dalam kesempatan yang sama, Dodo menceritakan bahwa kedekatan emosionalnya dengan figur pemimpin Partai Demokrat sebenarnya sudah lama terjalin.

Ia bahkan mengaku memiliki kenangan sejarah yang sangat membekas dengan mantan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dodo mengingat betul bagaimana kebijakan dan perhatian nyata SBY terhadap kaum disabilitas saat menjabat sebagai kepala negara dua periode lalu.

Menurutnya, fondasi inklusivitas yang dibangun pada masa kepemimpinan SBY sangat dirasakan manfaatnya melalui berbagai program perlindungan sosial.

“Dulu, sepulang saya bertugas dari Amerika, saya langsung disambut oleh Pak SBY di bandara,” ungkap Dodo mengingat momen emosional tersebut.

Kenangan manis itulah yang membuat PPDI Ciamis merasa memiliki ikatan batin dan ideologi yang kuat saat Partai Demokrat Ciamis rangkul disabilitas secara terbuka.

Masa Depan Kesetaraan Politik di Kabupaten Ciamis

Hubungan emosional yang kuat tersebut kini bertransformasi menjadi kerja sama taktis di tingkat lokal Kabupaten Ciamis untuk pemilu mendatang.

Pertemuan ini diharapkan menjadi pemantik bagi kebijakan daerah yang lebih berpihak pada hak-hak sipil penyandang disabilitas di masa mendatang.

Aspirasi mengenai aksesibilitas fasilitas publik, kuota kerja di pemerintahan daerah, hingga bantuan modal usaha mandiri menjadi poin-poin penting yang didiskusikan.

Melalui fraksi di DPRD, Demokrat berjanji akan mengawal alokasi anggaran daerah agar lebih inklusif dan proporsional.

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup edukasi politik bagi kaum disabilitas agar mereka dapat menggunakan hak pilihnya dengan cerdas dan tanpa intimidasi.

Aksesibilitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga menjadi sorotan utama yang akan diperjuangkan bersama ke KPU setempat.

Dodo berharap kerja sama yang berlandaskan rasa kekeluargaan ini bisa terus berjalan secara konsisten dan tidak berhenti setelah masa pemilu usai.

Saling memperjuangkan hak kemanusiaan dan kebaikan bersama menjadi fondasi utama dari gerakan politik inklusif yang digagas di daerah ini.

Sebagai penutup agenda silaturahmi, kedua belah pihak sepakat untuk menyusun nota kesepahaman dan agenda tindak lanjut secara berkala.

Langkah taktis ini memastikan bahwa gerakan Partai Demokrat Ciamis rangkul disabilitas akan menghasilkan dampak konkret, bukan sekadar janji musiman jelang pesta demokrasi.

Related Articles