Berita

Organisasi Perempuan Didorong Aktif Berkolaborasi Membangun Ciamis

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Puspita Ciamis menjadi ajang kolaborasi strategis antarorganisasi perempuan di Kabupaten Ciamis, Kamis (14/08/2025) .

Di tengah nuansa merah putih dan suasana penuh khidmat, kegiatan yang dihadiri oleh ratusan ibu-ibu ini mengusung pesan penting: sinergi perempuan adalah kekuatan untuk membangun daerah.

Acara ini diprakarsai oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ciamis.

Sebanyak 250 perempuan dari 61 organisasi wanita yang tergabung dalam GOW turut hadir, termasuk para bidan dari IBI dan kader PKK dari 27 kecamatan.

Ketua GOW Kabupaten Ciamis, Dra. Hj. Talbiyah Munadi, MH, menjelaskan, peringatan HUT RI tahun ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.

Tetapi, menurut Talbiyah, juga sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.

“Kemerdekaan yang telah diraih harus terus diisi dengan kontribusi nyata. Salah satunya melalui kerja sama antarorganisasi perempuan dalam berbagai sektor, terutama kesehatan, pendidikan keluarga, dan ketahanan sosial,” ujar Hj. Talbiyah.

Hal senada disampaikan Ketua IBI Kabupaten Ciamis, Yussi Agustina, SST.

Menurutnya, peringatan kemerdekaan ini menjadi ruang aktualisasi bagi para perempuan untuk terlibat lebih aktif dalam pembangunan lokal, dengan menempatkan kesehatan sebagai fondasi utama.

Yussi menuturukan, bidan sebagai bagian dari organisasi perempuan, tidak hanya berperan dalam layanan medis, tetapi juga dalam pendidikan kesehatan masyarakat.

“Kami memiliki tanggung jawab sosial untuk mendorong gaya hidup sehat dan kesejahteraan keluarga,” tutur Yussi.

Dalam rangkaian acara, GOW dan IBI menghadirkan sesi edukasi kesehatan bertajuk “Lansia Sehat dan Berdaya” yang disampaikan oleh Bidan Elis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis.

Edukasi ini menyampaikan pentingnya peran keluarga dalam mendukung kualitas hidup lansia agar tetap sehat, produktif, dan mandiri.

Antusiasme peserta yang datang dari berbagai kecamatan menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen tinggi untuk terus bergerak maju.

Kehadiran mereka dalam balutan busana merah putih bukan hanya sekadar penghormatan simbolik terhadap kemerdekaan, tetapi juga mencerminkan kesiapan untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan.

Talbiyah menekankan bahwa sinergi lintas organisasi perempuan harus terus diperkuat untuk mewujudkan Ciamis yang lebih inklusif, sehat, dan berdaya.

Ia berharap kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin dan ditindaklanjuti dalam bentuk program-program nyata di lapangan.

Talbiyah menegaskan, organisasi perempuan memiliki jejaring luas dan daya jangkau yang kuat di masyarakat.

“Jika kita bergerak bersama, kita bisa berkontribusi besar dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan membangun masyarakat yang lebih tangguh,” tegasnya.

Dengan semangat kemerdekaan yang terus menyala, organisasi perempuan di Ciamis diharapkan tidak hanya menjadi pengingat sejarah perjuangan, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam melanjutkan cita-cita bangsa: membangun masyarakat yang adil, sehat, dan sejahtera.

Related Articles