Berita

TP PKK Sukajadi Ciamis; Penanaman Kacang dan Jagung Sejalan dengan Program Pokja III

Program penanaman kacang tanah dan jagung yang dilakukan Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati 1 Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, mendapat dukungan penuh dari TP PKK Sukajadi.

Kegiatan ini dinilai sejalan dengan Pokja III PKK, yang membidangi urusan pangan, sandang, dan tata laksana rumah tangga.

Ketua TP PKK Sukajadi, Hj. Iis Trisnatin, menyatakan bahwa inisiatif warga, khususnya ibu-ibu KWT Melati 1, bukan hanya memperkuat ketahanan pangan desa, tetapi juga menjadi wujud nyata implementasi program kerja PKK di tingkat desa.

Tentu saja ini sejalan dengan Pokja III, yang salah satu fokusnya adalah meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal untuk pangan.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa perempuan desa memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi sekaligus menjaga ketersediaan pangan,” ujar Iis, saat hadir pada kegiatan penanaman, Sabtu (09/08/2025).

Kegiatan ini bermula dari pemanfaatan lahan tidur seluas 80 bata di wilayah RT 02/RW 08 Dusun Desa.

Lahan yang selama bertahun-tahun terbengkalai dan ditumbuhi semak belukar tersebut disulap menjadi lahan produktif untuk menanam kacang tanah dan jagung manis.

Ketua KWT Melati 1, Eli Emalia, menuturkan bahwa pembukaan lahan dilakukan secara gotong royong bersama warga selama tiga pekan. Modal awal kegiatan ini berasal dari iuran anggota KWT dan masyarakat.

“Hasil panen nantinya akan digunakan untuk menambah kas kelompok. Dana tersebut akan menjadi modal pengembangan penanaman hortikultura di desa kami,” jelas Eli.

Ketua RT 02/RW 08, Herlian, mengungkapkan bahwa pembukaan lahan melibatkan peran aktif warga. Warga laki-laki bertugas membersihkan lahan, sementara ibu-ibu KWT Melati 1 melakukan penanaman bibit.

“Kami meminta izin kepada pemilik lahan, dan beliau mengizinkan untuk dimanfaatkan. Sayang kalau lahan tersebut dibiarkan terbengkalai,” ujarnya.

Kepala Dusun Dusun Desa, Nana, menilai kegiatan ini positif karena mampu meningkatkan produktivitas warga sekaligus daya beli masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini dapat berdampak pada kelancaran pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di wilayah tersebut.

Kepala Desa Sukajadi, H. Emo, yang hadir langsung dalam penanaman perdana, mengapresiasi inisiatif ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membantu program ketahanan pangan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Produktivitas meningkat, pangan terjaga, dan silaturahmi tetap terjalin dengan baik,” kata H. Emo.

Selain warga dan anggota KWT, kegiatan ini turut didukung oleh Devi, anggota Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), yang memberikan pendampingan teknis terkait budidaya kacang tanah dan jagung.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Perjuangan Tasikmalaya juga ikut terjun langsung membantu proses penanaman.

Dengan adanya sinergi antara warga, KWT, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan mahasiswa, TP PKK Sukajadi optimistis kegiatan ini dapat menjadi contoh sukses pemanfaatan lahan tidur untuk ketahanan pangan desa.

Related Articles